Subussalam – Kronologi Mikrofon Sebuah kejadian tak terduga terjadi saat Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto, menyampaikan pidato di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York.
Dalam pidatonya, Prabowo tengah membahas isu Palestina dan pentingnya keadilan global, saat mikrofon yang digunakannya tiba-tiba mati.
Peristiwa ini terjadi dalam forum resmi bertajuk High-Level Week of the UN General Assembly 2025, yang dihadiri oleh berbagai pejabat tinggi dunia.
Pidato Prabowo dijadwalkan berlangsung selama 15 menit, namun insiden tersebut terjadi sekitar menit ke-7.
Saat itu, Prabowo tengah menekankan pentingnya peran komunitas internasional dalam menghentikan kekerasan di wilayah Gaza.
“Kami di Indonesia… sangat prihatin atas terus berlanjutnya penderitaan rakyat Palestina,” ujar Prabowo, sebelum suaranya mendadak menghilang dari pengeras suara.
Awalnya, banyak peserta mengira itu hanya gangguan teknis biasa, namun ternyata suara tidak kembali selama lebih dari satu menit.
Prabowo tampak menghentikan pidatonya sejenak dan melihat ke arah teknisi di belakang ruang sidang

Baca Juga : Malaysia Resmi Turunkan Harga BBM RON 95 Ini Kata Anwar Ibrahim
Beberapa delegasi terlihat saling bertanya dan menoleh ke arah kru teknis PBB yang mulai terlihat panik.
Moderator forum kemudian naik ke podium dan meminta waktu sejenak untuk memperbaiki sistem audio.
Sementara itu, Prabowo tetap tenang dan tersenyum, sambil menunggu perbaikan dilakukan.
Dalam waktu sekitar dua menit, mikrofon kembali menyala, dan Prabowo melanjutkan pidatonya dari bagian yang sebelumnya terganggu.
Meski gangguan teknis berhasil diatasi, insiden ini meninggalkan tanda tanya di kalangan peserta forum dan media internasional.
Beberapa media asing bahkan langsung meliput kejadian ini dan mengaitkannya dengan sensitivitas topik yang sedang dibahas.
Pidato Prabowo banyak menyoroti perlunya PBB bersikap tegas terhadap pelanggaran HAM di Palestina.
Ia juga menegaskan bahwa Indonesia selalu konsisten mendukung kemerdekaan Palestina, sesuai amanat konstitusi.
Setelah acara, juru bicara delegasi Indonesia menjelaskan bahwa insiden tersebut murni masalah teknis dan bukan sabotase.
Kami percaya ini hanya masalah sistem

![mariss-khan-1765852629535_169[1] Instagram Ofisial Malaysia](https://allportugalproperty.com/wp-content/uploads/2025/12/mariss-khan-1765852629535_1691-148x111.jpeg)
![2097726395[1] mayat terjebak](https://allportugalproperty.com/wp-content/uploads/2025/12/20977263951-148x111.jpg)
![tim-medis-pemprov-sulsel-memberikan-pelayanan-kesehatan-kepada-korban-bencana-di-aceh-tamiang-1765680992177_169[1]](https://allportugalproperty.com/wp-content/uploads/2025/12/tim-medis-pemprov-sulsel-memberikan-pelayanan-kesehatan-kepada-korban-bencana-di-aceh-tamiang-1765680992177_1691-148x111.jpeg)
![tanaman-lidah-mertua_169[1]](https://allportugalproperty.com/wp-content/uploads/2025/12/tanaman-lidah-mertua_1691-148x111.jpeg)
![operasi-mzebra-menumbing-2025-1763379781871_169[1]](https://allportugalproperty.com/wp-content/uploads/2025/12/operasi-mzebra-menumbing-2025-1763379781871_1691-148x111.jpeg)
![datuk-mansyur-usman[1]](https://allportugalproperty.com/wp-content/uploads/2025/12/datuk-mansyur-usman1-148x111.webp)
![img-20221104-wa002211[1]](https://allportugalproperty.com/wp-content/uploads/2025/12/img-20221104-wa0022111-148x111.jpg)