Subussalam – Kalah Lawan Bhayangkara FC Ambisi Bali United untuk mencuri poin di laga tandang harus pupus setelah mereka takluk dari Bhayangkara FC dengan skor tipis 1-2 pada laga lanjutan Liga 1 Indonesia 2025/2026, yang digelar di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jumat (7/11/2025) malam.
>Pelatih kepala Bali United, Stefano “Teco” Cugurra, mengakui timnya tampil cukup baik di awal pertandingan, namun segalanya berubah drastis setelah salah satu pemainnya diganjar kartu merah di pertengahan babak pertama.
⚽ Babak Pertama: Awal Meyakinkan yang Berubah Jadi Petaka
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5406062/original/010046200_1762509987-Keep_fighting______MandiriServicesxBaliUnited__Reignite__1_.jpg)
Baca Juga : Oknum PPPK di Bangka Istrinya Ditangkap karena Jual Sabu, Simpan BB di
Pertandingan dimulai dengan tempo tinggi. Bali United sempat tampil dominan lewat penguasaan bola dan pressing ketat sejak menit awal. Namun keunggulan itu tidak bertahan lama setelah Andhika Wijaya, bek sayap andalan Serdadu Tridatu, harus meninggalkan lapangan lebih cepat akibat dua kartu kuning di menit ke-33.
Situasi tersebut membuat Bali United bermain dengan 10 pemain, dan momentum permainan langsung berpindah ke kubu Bhayangkara FC.
“Kami memulai pertandingan dengan sangat baik, tapi kartu merah mengubah semuanya. Setelah itu, kami harus bertahan lebih dalam dan kehilangan ritme menyerang,” ujar Coach Teco dalam konferensi pers usai laga.
Bhayangkara FC memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan cermat. Pada menit ke-40, mereka berhasil membuka keunggulan lewat tendangan keras Alex Martins dari luar kotak penalti yang tak mampu dihalau kiper Adilson Maringa. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
⚡ Babak Kedua: Upaya Bali United Bangkit Gagal di Akhir
Memasuki babak kedua, meskipun kalah jumlah pemain, Bali United tetap mencoba keluar menyerang. Keberanian itu membuahkan hasil ketika Jefferson Assis berhasil mencetak gol penyeimbang lewat sundulan hasil umpan Fadil Sausu di menit ke-63.
Sayangnya, kebangkitan itu tidak berlangsung lama. Bhayangkara FC kembali unggul setelah pemain muda mereka, Rizky Febian, memanfaatkan kemelut di depan gawang dan menembakkan bola ke sudut sempit di menit ke-78.
Skor 2-1 untuk Bhayangkara FC bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Meski Teco melakukan sejumlah pergantian pemain dengan memasukkan Lerby Eliandry dan Rahmat untuk menambah daya gedor, Bali United tetap gagal mencetak gol penyeimbang kedua.
“Kami sudah berusaha keras dengan sepuluh pemain. Para pemain tetap disiplin dan berjuang sampai akhir, tapi situasi di lapangan tidak mudah,” ujar Teco dengan nada kecewa.
🟥 Kartu Merah Jadi Titik Balik
Pelatih asal Brasil itu menegaskan bahwa kartu merah menjadi titik balik dalam pertandingan. Menurutnya, meski tim masih mampu mengimbangi permainan Bhayangkara FC, kehilangan satu pemain membuat Bali United kehilangan keseimbangan antara lini tengah dan pertahanan.
“Ketika kami bermain sepuluh orang, ruang di belakang jadi terbuka. Lawan punya banyak pemain cepat yang bisa memanfaatkan itu. Satu kesalahan kecil langsung jadi peluang berbahaya,” jelas Teco.
Selain itu, ia juga menyoroti keputusan wasit yang dinilai terlalu mudah mengeluarkan kartu kedua untuk Andhika. Namun, Teco enggan berkomentar terlalu jauh terkait kinerja perangkat pertandingan.
“Saya tidak mau bahas wasit. Tapi semua orang bisa lihat sendiri situasinya. Kami harus belajar dari kejadian ini,” tambahnya.
💬 Reaksi Pemain dan Suporter
Beberapa pemain Bali United juga tampak kecewa dengan hasil tersebut. Kapten tim, Fadil Sausu, menyebut bahwa timnya sudah bermain dengan determinasi tinggi, namun situasi di lapangan membuat mereka harus beradaptasi cepat.
“Kartu merah bikin kami harus ubah strategi. Fokus utama kami jadi bertahan, bukan menyerang. Tapi kami tetap berusaha keras. Sayang hasilnya belum berpihak,” kata Fadil seusai pertandingan.
Sementara itu, suporter setia Bali United, Semeton Dewata, yang hadir langsung di stadion tetap memberikan apresiasi kepada para pemain meski harus menelan kekalahan. Mereka bertepuk tangan dan meneriakkan yel-yel dukungan saat pemain keluar lapangan.
“Kami kecewa tapi bangga. Mereka sudah berjuang dengan sepuluh pemain. Kekalahan ini bukan akhir, masih banyak laga untuk ditebus,” ujar Komang Darma, salah satu anggota Semeton Dewata Jakarta.
📊 Dampak pada Klasemen dan Statistik
Kekalahan ini membuat Bali United tertahan di posisi keempat klasemen sementara Liga 1 dengan 36 poin dari 20 pertandingan, sementara Bhayangkara FC naik ke peringkat 12 dengan 22 poin, memperlebar jarak dari zona degradasi.
Secara statistik, Bali United mencatat 54% penguasaan bola, namun hanya melepaskan empat tembakan tepat sasaran. Sebaliknya, Bhayangkara FC tampil lebih efisien dengan tiga peluang emas dan dua di antaranya berbuah gol.
“Kami punya banyak peluang tapi tidak efektif. Ini PR besar untuk pertandingan berikutnya,” ujar Teco.
🏟️ Fokus ke Laga Selanjutnya
Meski hasil ini mengecewakan, Teco menegaskan timnya akan segera bangkit. Bali United dijadwalkan kembali bermain di kandang sendiri melawan PSIS Semarang pekan depan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.
“Kami harus segera move on. Evaluasi akan kami lakukan, terutama soal disiplin dan efektivitas serangan. Liga masih panjang,” tutur Teco optimistis.
Kehadiran mereka diharapkan bisa menambah kekuatan tim dalam laga berikutnya.

![mariss-khan-1765852629535_169[1] Instagram Ofisial Malaysia](https://allportugalproperty.com/wp-content/uploads/2025/12/mariss-khan-1765852629535_1691-148x111.jpeg)
![2097726395[1] mayat terjebak](https://allportugalproperty.com/wp-content/uploads/2025/12/20977263951-148x111.jpg)
![tim-medis-pemprov-sulsel-memberikan-pelayanan-kesehatan-kepada-korban-bencana-di-aceh-tamiang-1765680992177_169[1]](https://allportugalproperty.com/wp-content/uploads/2025/12/tim-medis-pemprov-sulsel-memberikan-pelayanan-kesehatan-kepada-korban-bencana-di-aceh-tamiang-1765680992177_1691-148x111.jpeg)
![tanaman-lidah-mertua_169[1]](https://allportugalproperty.com/wp-content/uploads/2025/12/tanaman-lidah-mertua_1691-148x111.jpeg)
![operasi-mzebra-menumbing-2025-1763379781871_169[1]](https://allportugalproperty.com/wp-content/uploads/2025/12/operasi-mzebra-menumbing-2025-1763379781871_1691-148x111.jpeg)
![beras-aceh[1]](https://allportugalproperty.com/wp-content/uploads/2025/12/beras-aceh1-148x111.jpg)
![20251206-whatsapp-image-2025-12-06-at-07-07-25-images-600x315.jpeg[1]](https://allportugalproperty.com/wp-content/uploads/2025/12/20251206-whatsapp-image-2025-12-06-at-07-07-25-images-600x315.jpeg1_-148x111.webp)