Subussalam – Kades Heran Farid Suasana malam yang semula tenang di sebuah dusun di Kabupaten Lombok mendadak berubah mencekam setelah seorang pria bernama Farid (32) tiba-tiba menikam satu keluarga tanpa alasan jelas. Peristiwa tragis yang terjadi pada Senin (3/11/2025) malam itu membuat warga sekitar geger dan aparat desa ikut turun tangan menenangkan situasi.
Kepala Desa setempat, yang tak ingin disebutkan namanya, mengaku heran dan terkejut dengan perilaku Farid yang dikenal sebagai sosok pendiam dan pekerja keras. “Dia baru saja pulang kerja sore itu. Biasanya langsung istirahat, tidak pernah buat masalah. Kami semua kaget saat dengar dia tiba-tiba menyerang tetangganya sendiri,” ujar sang Kades dengan nada sedih.
Kronologi Kejadian: Dari Pulang Kerja Jadi Aksi Brutal
Berdasarkan keterangan warga, insiden itu bermula sekitar pukul 20.00 WITA, ketika Farid baru tiba di rumah usai bekerja di proyek bangunan di kota. Tak lama kemudian, ia keluar rumah dengan membawa sebilah pisau dapur, lalu menuju rumah keluarga korban yang berjarak sekitar 30 meter.
Tanpa banyak bicara, Farid langsung menyerang pasangan suami-istri dan anak remajanya yang sedang makan malam. Warga yang mendengar teriakan korban segera berlari ke lokasi dan mencoba melerai, namun Farid justru semakin kalap.
“Dia seperti tidak sadar. Wajahnya kosong, matanya melotot. Kami berusaha rebut pisaunya tapi dia malah balik arah dan melukai dirinya sendiri,” tutur Halim (45), warga yang pertama kali datang ke lokasi.

Baca Juga : Pernah Maki Kuli Proyek Anggota DPRD Sungai Penuh Jadi Tersangka Perusakan
Korban mengalami luka tusuk di bagian perut dan lengan, sementara anak korban menderita luka sayatan di bahu. Ketiganya langsung dilarikan ke RSUD Lombok Tengah untuk mendapatkan perawatan intensif.
Polisi Langsung Amankan Pelaku
Saat diamankan, pelaku tampak lemas dan linglung. Polisi kemudian membawa Farid ke Mapolres Lombok Tengah untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolsek menjelaskan bahwa pihaknya masih mendalami motif di balik tindakan brutal tersebut. “Hingga saat ini, kami belum menemukan motif yang jelas.
Menurutnya, polisi juga tengah menunggu hasil pemeriksaan medis dan psikologis terhadap Farid untuk mengetahui apakah pelaku mengalami gangguan mental atau berada di bawah pengaruh zat tertentu.
Kades dan Warga: Farid Dikenal Baik dan Ramah
Kepala Desa yang turut mendampingi proses penyelidikan mengatakan bahwa Farid bukan tipe orang pemarah. Selama ini ia bekerja sebagai buruh bangunan dan dikenal rajin membantu kegiatan desa.
“Farid tidak pernah bikin keributan. Kalau ada kegiatan gotong royong, dia selalu ikut. Jadi pas dengar kabar dia tikam satu keluarga, saya sampai tidak percaya,” ujar sang Kades.
Beberapa tetangga bahkan menyebut, sebelum kejadian, Farid terlihat murung dan sering melamun sendirian. Namun mereka mengira hal itu hanya karena kelelahan kerja.

![mariss-khan-1765852629535_169[1] Instagram Ofisial Malaysia](https://allportugalproperty.com/wp-content/uploads/2025/12/mariss-khan-1765852629535_1691-148x111.jpeg)
![2097726395[1] mayat terjebak](https://allportugalproperty.com/wp-content/uploads/2025/12/20977263951-148x111.jpg)
![tim-medis-pemprov-sulsel-memberikan-pelayanan-kesehatan-kepada-korban-bencana-di-aceh-tamiang-1765680992177_169[1]](https://allportugalproperty.com/wp-content/uploads/2025/12/tim-medis-pemprov-sulsel-memberikan-pelayanan-kesehatan-kepada-korban-bencana-di-aceh-tamiang-1765680992177_1691-148x111.jpeg)
![tanaman-lidah-mertua_169[1]](https://allportugalproperty.com/wp-content/uploads/2025/12/tanaman-lidah-mertua_1691-148x111.jpeg)
![operasi-mzebra-menumbing-2025-1763379781871_169[1]](https://allportugalproperty.com/wp-content/uploads/2025/12/operasi-mzebra-menumbing-2025-1763379781871_1691-148x111.jpeg)