Subussalam – Jambret Handphone Seorang pria berinisial AR (27) nyaris meregang nyawa setelah dihajar massa usai tertangkap basah menjambret handphone seorang pelajar di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro, pada Jumat sore (8/11/2025). Aksi pelaku yang sempat kabur dengan sepeda motor akhirnya terhenti setelah warga berhasil mengejar dan menangkapnya di simpang empat dekat Pasar Margorejo.

Baca Juga : Kalah Lawan Bhayangkara FC Coach Bali United: Dampak Kartu Merah
Kejadian tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar. Puluhan orang berkerumun, sebagian berteriak, sebagian lagi ikut meluapkan emosi dengan menendang dan memukul pelaku hingga babak belur sebelum akhirnya diamankan oleh aparat kepolisian yang datang ke lokasi.
Aksi Nekat di Siang Bolong
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, insiden berawal saat korban, seorang pelajar perempuan berinisial NA (16), sedang berjalan sambil memegang ponsel di tepi jalan. Tiba-tiba pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda Beat hitam mendekat dari belakang dan langsung merampas handphone korban.
“Korban sempat berteriak ‘jambret! jambret!’, terus warga langsung spontan mengejar. Pelaku sempat oleng karena panik,” ujar Eko, salah satu saksi mata yang juga ikut membantu mengejar pelaku.
Warga yang mendengar teriakan korban segera bereaksi. Beberapa pengendara motor ikut mengejar pelaku sejauh hampir 1 kilometer, hingga akhirnya motor pelaku terjatuh setelah menabrak pembatas jalan di dekat pasar.
“Begitu jatuh, dia langsung ditangkap warga. Ada yang marah, langsung mukul. Untung polisi cepat datang, kalau nggak mungkin bisa mati di tempat,” tambah Eko.
Dihajar Massa, Pelaku Dilarikan ke Rumah Sakit
Saat diamankan, pelaku sudah dalam kondisi babak belur dengan wajah penuh luka memar. Polisi yang tiba di lokasi segera mengevakuasi pelaku dari amukan warga. AR kemudian dibawa ke RSUD Ahmad Yani Metro untuk mendapatkan perawatan medis sebelum dibawa ke Polres Metro untuk diperiksa lebih lanjut.
Kapolres Metro, AKBP Heri Sugiharto, membenarkan kejadian tersebut.
“Benar, kami telah mengamankan seorang pria yang diduga pelaku penjambretan. Saat ini pelaku masih menjalani perawatan karena luka akibat diamuk massa,” ujar Kapolres dalam keterangannya, Jumat malam.
Korban Syok Berat
Sementara itu, korban, NA, masih mengalami syok dan trauma akibat kejadian tersebut. Orang tua korban, Sulastri (40), mengaku tidak menyangka anaknya akan menjadi korban kejahatan di tengah kota yang ramai.
“Anak saya cuma mau pulang dari les. Dia pegang HP buat telepon saya, tiba-tiba dirampas dari belakang. Untung banyak orang bantu, kalau nggak mungkin pelaku kabur,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
“Kami berterima kasih sudah bantu, tapi biarlah polisi yang urus. Kasihan juga kalau sampai ada yang meninggal,” tambahnya.
Polisi: Jangan Main Hakim Sendiri
Menanggapi aksi massa yang memukul pelaku, Kapolres Metro mengimbau masyarakat agar tidak bertindak di luar hukum meskipun pelaku tertangkap basah.
“Kami paham emosi masyarakat, tapi sebaiknya jangan main hakim sendiri. Segera laporkan ke aparat, biarkan proses hukum berjalan sesuai aturan,” tegas AKBP Heri.
Ia menambahkan, tindakan main hakim sendiri bisa berujung pada masalah hukum baru bagi warga yang terlibat kekerasan. Polisi pun berjanji akan memproses kasus penjambretan ini hingga tuntas agar pelaku mendapat hukuman yang setimpal.
Ternyata Residivis
Setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui bahwa AR bukan orang baru dalam dunia kejahatan. Berdasarkan catatan kepolisian, pelaku pernah dipenjara dua tahun lalu karena kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Lampung Timur.

![IMG-20200228-WA0009[1] IMG-20200228-WA0009[1]](https://allportugalproperty.com/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20200228-WA00091-148x111.jpg)
![Pria-Babak-Belur-Dihajar-Massa-Setelah-Ketahuan-Jambret-Handphone-di-Medan-Polisi-Amankan-Pelaku[1] Pria-Babak-Belur-Dihajar-Massa-Setelah-Ketahuan-Jambret-Handphone-di-Medan-Polisi-Amankan-Pelaku[1]](https://allportugalproperty.com/wp-content/uploads/2025/11/Pria-Babak-Belur-Dihajar-Massa-Setelah-Ketahuan-Jambret-Handphone-di-Medan-Polisi-Amankan-Pelaku1-1-148x111.jpg)
![Pria-Babak-Belur-Dihajar-Massa-Setelah-Ketahuan-Jambret-Handphone-di-Medan-Polisi-Amankan-Pelaku[1] Pria-Babak-Belur-Dihajar-Massa-Setelah-Ketahuan-Jambret-Handphone-di-Medan-Polisi-Amankan-Pelaku[1]](https://allportugalproperty.com/wp-content/uploads/2025/11/Pria-Babak-Belur-Dihajar-Massa-Setelah-Ketahuan-Jambret-Handphone-di-Medan-Polisi-Amankan-Pelaku1-148x111.jpg)
![mariss-khan-1765852629535_169[1] Instagram Ofisial Malaysia](https://allportugalproperty.com/wp-content/uploads/2025/12/mariss-khan-1765852629535_1691-148x111.jpeg)
![2097726395[1] mayat terjebak](https://allportugalproperty.com/wp-content/uploads/2025/12/20977263951-148x111.jpg)
![tim-medis-pemprov-sulsel-memberikan-pelayanan-kesehatan-kepada-korban-bencana-di-aceh-tamiang-1765680992177_169[1]](https://allportugalproperty.com/wp-content/uploads/2025/12/tim-medis-pemprov-sulsel-memberikan-pelayanan-kesehatan-kepada-korban-bencana-di-aceh-tamiang-1765680992177_1691-148x111.jpeg)
![tanaman-lidah-mertua_169[1]](https://allportugalproperty.com/wp-content/uploads/2025/12/tanaman-lidah-mertua_1691-148x111.jpeg)
![operasi-mzebra-menumbing-2025-1763379781871_169[1]](https://allportugalproperty.com/wp-content/uploads/2025/12/operasi-mzebra-menumbing-2025-1763379781871_1691-148x111.jpeg)

