, ,

ARRC Ingin Bangun Kekuatan Balap Asia, Peran Kunci Sirkuit Mandalika

oleh -1992 Dilihat

Subulussalam – ARRC Ingin Bangun Asia Road Racing Championship (ARRC) tengah mengusung misi besar: membangun kekuatan balap motor Asia agar mampu bersaing di level dunia.

Untuk mewujudkan ambisi tersebut, ARRC menyadari pentingnya memiliki infrastruktur sirkuit yang mumpuni dan mendukung standar internasional.

Di antara berbagai sirkuit yang ada di Asia, Sirkuit Internasional Mandalika di Lombok, Indonesia, disebut sebagai salah satu elemen kunci.

ARRC Ingin Bangun
ARRC Ingin Bangun

Sirkuit Mandalika dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pengembangan talenta balap motor Asia, bukan hanya Indonesia.

 

Baca Juga : MotoGP Belanda Kacau! Cuaca Dingin dan Angin Jadi Mimpi Buruk Rider

Dengan lintasan berstandar FIM Grade A, Mandalika telah membuktikan kemampuannya menjadi tuan rumah untuk ajang-ajang internasional seperti World Superbike (WSBK) dan MotoGP.

Kehadiran sirkuit ini membuka peluang besar bagi para pembalap Asia untuk merasakan atmosfer balapan kelas dunia sejak dini.

Menurut Direktur ARRC, Ron Hogg, sirkuit-sirkuit seperti Mandalika sangat penting untuk membentuk mental, teknik, dan daya saing pembalap muda Asia.

“Kami butuh sirkuit dengan kualitas dunia agar para pembalap tidak kaget saat naik ke level lebih tinggi,” ujarnya dalam wawancara terbaru.

ARRC tidak hanya memikirkan kompetisi, tetapi juga ingin menciptakan ekosistem motorsport yang berkelanjutan di kawasan Asia.

Dalam hal ini, Mandalika bisa berperan sebagai hub pelatihan, kompetisi, dan promosi pembalap lokal ke panggung internasional.

Tak hanya sebagai tempat balapan, Mandalika juga dapat menjadi pusat akademi balap dan pengembangan teknologi otomotif.

Mandalika menawarkan kombinasi ideal: lokasi strategis, fasilitas modern, dan antusiasme tinggi dari komunitas balap Indonesia.

Para pembalap Asia, termasuk dari Jepang, Thailand, Malaysia, dan Filipina, juga mendapatkan manfaat dari hadirnya sirkuit seperti Mandalika.

Mereka tidak perlu lagi selalu ke Eropa untuk mengembangkan kemampuan karena Asia kini punya venue yang setara.

Indonesia sendiri sudah mulai menunjukkan taring di kancah ARRC, dengan kehadiran pembalap-pembalap muda potensial seperti Aldy Satya Mahendra dan Veda Ega Pratama.

Keduanya merupakan contoh nyata bahwa Asia, khususnya Indonesia, tidak kekurangan talenta, tetapi butuh sarana dan dukungan yang tepat.

ARRC menginginkan adanya kolaborasi erat dengan pemerintah dan pengelola sirkuit untuk memperluas penyelenggaraan event.

Dengan begitu, Mandalika bukan hanya menjadi panggung tontonan, tapi juga pusat pertumbuhan ekonomi dan sport tourism.

Skintific

No More Posts Available.

No more pages to load.